Hari
minggu hari yang menyenangkan untuk shuuka, ia bisa seharian dikamarnya keluar
hanya untuk mandi dan makan selebihnya ia berada didepan komputernya. Banyak tab
yang terlihat pada browser yang dibukanya, hampir semua adalah blog langganannya,
termasuk twitter ada beberapa dm penting yang belum dibukanya. Setelah menyelesaikan
list download-an yang terpending 2 minggu ia mengela nafas lalu menoleh ke jam
dinding, sudah jam 1 siang belum terlalu siang untuk membereskan kamarnya,
bukan berantakan hanya saja tempat penyimpanan buku,komik,novel dan majalahnya
sudah terlalu penuh memaksanya untuk memisahkan yang lama dan yang baru,
sebenarnya belum semua rampung diabacanya, shuuka orang yang mudah menyukai
suatu hal, hanya dengan membaca synopsis atau dirasa cover buku itu bagus ia
akan membelinya dan tentu semua bacaan itu akan ditumpuknya kalau ia rasa waktu
sehari tidak cukup untuk menyelesaikannya. Ia menghampiri rak buku dikamarnya,
mulai memisahkan yang sudah ia baca ia taruh dirak paling bawah sampai yang
belum sempat ia baca atau baru dibelinya ia letakkan di rak paling atas. Karena
iseng ia membuka majalah edisi terbaru yang baru ia rebut dari kakanya dengan
alasan cover majalah itu bagus ada idol yang manis, entah kenapa hari itu
mungkin sota tidak ingin berdebat tanpa perlawanan ia memberikan majalah itu
pada shuuka, dan baru sempat shuuka baca sekarang. Banyak rubrikan baru tentang
dorama yang sedang popular, anime terbaru, manga yang baru dirilis, juga idol
jepang mulai dari yang sudah terkenal sampai yang baru merintis karir. Mata shuuka
tertuju pada band baru asal negaranya sendiri, tentu saja Indonesia yang
mengusung style dan tema jepang dengan nama Change. band indie yang terkenal
karena banyaknya penonton dan like di channel youtube mereka saat mereka
merilis video clip juga perform mereka di sebuah acara, mungkin saat mereka ikut
lomba piker shuuka. Sebenarnya shuuka penasaran tapi dia sedang terlalu malas
mencek youtube karna pasti akan banyak hal baru bertebaran disana. Shuuka beranjak
keluar kamar saat sota memanggilnya dari luar kamar.
“Ada apa?” Tanya shuuka saat membuka pintu kamar.
“Okasan
(ibu) membuat onogiri, katanya mau ga?” Tanya sota
“Bagaimana dengan otoosan (ayah) apa sudah
mencicipinya?” Tanya shuuka balik
“Ayo
cepat ke meja makan, ah apa jangan-jangan belum mandi?
“Enak aja udah tau, tadi pagi, yaudah ini juga mau
kesana”
Dimeja
makan sudah ada onogiri,sushi,ramen,ebikatsu yang tadinya perut shuuka tidak
terlalu lapar sekarang ia sangat ingin memakannya. Sudah jadi kebiasaan setiap
hari minggu keluarga ini memakan masakan jepang, sang ibu sangat piawai
membuatnya bahkan tak jarang shuuka dan sota membantu disaat mereka sedang
tidak sibuk.
“Itadakimasu” ucap shuuka mendahului yang lain dan
ia langsung memekan ebikatsu.
“Kenapa
engga onigiri dulu?” Tanya sota sambil mengunyah onogirinya.
“Karena males kalo sama kaya onii-chan” jawab shuuka
singkat dan melanjutkan makannya.
“Ahh
aku sudah kenyang mah, pah” ujar shuuka dengan senyuman.
“Dan semua yang ada dimeja makan kamu makan semua?” Tanya
sota heran
“Katanya
sih icip-icip” sang ayah menambahkan
“Tapi porsinya lebih banyak dia, iyakan” percakapan
itu seperti milik sota dan ayahnya saja.
“Tidak
papa, lagipula mama kan banyak buatnya daripada mubazir mending dimakan dengan
lahap, iyakan sayang?” Tanya sang ibu yang langsung diberi anggukan oleh
shuuka.
“Tuh kan mama aja ga marah, bang sota aja yang iri
kan? Bilang aja mau juga” shuuka tidak mau kalah.
“Aku?
Aku hanya tidak ingin pipiku menjadi chubby” bela sota
“Apa? Anak laki kok mentingin penampilan? Takut chubby
tapi makan onigiri paling banyak haha yasudahlah bang silahkan makan kalo aku
engga ada ya, mau ke kamar dulu nih bye”
“Jadi
setiap minggunya shuuka hibernasi?”
“Mungkin dia nonton?”
“Pah,
mah rutinitas shuuka dikamar itu kalo ga dengerin music ya download”
Kembali ke kamar, shuuka duduk didepan komputernya,
ada sebuah direct message baru. Shuuka membuka dm itu ada user yang
mengiriminya link, shuuka mengklik link itu dan keluar sebuah tampilan website
resmi dipojok kanan atas ada tulisan join, shuuka tidak terlalu memikirkannya
dan hanya mengklik join, ia mulai
membaca apa isi website itu ternyata itu adalah website remsi dari band change
yang baru saja ia baca artikelnya di majalah tadi, shuuka mengerutkan keningnya
kenapa ia diminta join diwebsite ini, kemudian ia memerika user yang
mengiriminya link itu, shuuka tidak mengenalnya orang itu sudah memfollownya
sedangkan shuuka belum mem follbacknya. Shuuka lupa men cek siapa follower
barunya ternyata orang yang sama dengan yang di dm, serasa diteror pikirnya. Karena
sedikit penasaran, shuuka menonton video clip perdana band itu, cukup
menyenangkan easy listening dan genre yang mereka usung adalah jenis musik yang
disukai shuuka, belum selesai menonton ia memutuskan langsung mendownload video
itu. Ada 4 personil, satu vocalis,gitaris,bassist dan drummer. Ternyata ada
video lain diwebsite itu yaitu video promosi, semua member meminta dukungan
dengam gayanya sendiri, sang vokalis terlihat sangat ceria diantara yang lain,
bassist dan drummer terlihat lucu dengan keakraban mereka dan yang terakhir
gitaris yang mempunyai karisma? Sejak kapan gitaris lebih mencuri perhatian
daripada vocalis, pikir shuuka. Biasanya ia shuuka tertarik pada vocalis tapi
kali ini beda ia ingin tau lebih banyak tentang si gitaris. Tapi ia benci
seorang cowok cool seperti kakanya saat berada diluar rumah, tapi nyatanya
gitaris itu terlihat tidak asing dimata shuuka dan ia baru ingat orang itu
adalah follower barunya yang kemarin ia sebut mirip dengan kazura. Lalu apakah
semua ini berhubungan? Shuuka belum mem follownya sejak kemarin, hari ini ia
join diwebsite orang itu dan mem follback akun twitternya, belum banyak yang ia
post, followersnya pun belum banyak, lalu apakah ini fake akun? Ahhh tapi kan
mereka band baru bisa aka fans belum tau tentang akun twitter mereka, banyak
yamg shuuka pikirkan tentang orang pemilik akun @kenta_change itu. Shuuka terus
membaca website itu banyak informasi disana bahkan tentang biodata member juga
cerita dibalik pembuatan band itu sendiri, dan umur mereka tidak jauh berbeda
dengan shuuka hanya beda setahun dan.. hanya kenta yang seumur dengan shuuka,
apa mungkin dia juga kelas 3 SMA sepertiku, pikir shuuka ia terus membaca
informasi kenta, tidak ada nama panjangnya hanya ada tanggal lahir juga hal
yang ia sukai seperti ketenangan juga Neko? (neko=kucing dalam bahasa jepang). Dan
ada apa dengan shuuka ia sepertinya tertarik dengan band itu, dan lagunya cukup
bagus untuk membuat shuuka terus mendengarkannya setelah ia juga mengunduh mp3
nya, cukup manis hari ini bagi shuuka ia memiliki kesukaan baru, memang belum
bisa dibilang fan, tapi kalau mereka meneruskan promosi tidak menutup
kemungkinan banyak yang akan mengenal mereka lagi.
Disekolah keesokkan harinya~
Shuuka
memperhatikan catrina dari atas sampai bawah, tidak ada pilihan karna orang itu
terus menghalangi jalan shuuka, sampai ia menghela nafas dan terus menatap kea
rah catrina, hingga gadis itu sepertinya salah tingkah.
“Kenapa.. ada yang salah.. ah kamu terpukau karna
aku ini cantik? Iyakan?”
“Gadis
ini terlalu percaya diri, bisa tolong minggir? Ngehalangin jalan tau ga”
“Jawab dulu pertanyaanku, 10 menit”
“Gak
bisa lebih dikit waktunya?”
“5 menit”
“1
menit. Mau apa engga?”
“Kamu kenal sama pemain basket nomor 7 itu? Kampus
yang tanding kemarin?”
“Engga,
emang kenapa?”
“Ta..tapi dia ngasih.. ah intinya kenapa kalian bisa
saling bicara kemarin?
“Ehmm
gimana ya, mungkin kebetulan” shuuka mengakhiri percakapan itu dengan segera berjalan
menuju kelasnya, ia merasa lega catrina tidak terlalu membebaninya dengan semua
pertanyaan tentang kakanya itu.
“Ahh shuu coba kamu liat ini, artikel band baru”
Airin menghampiri shuuka
“Shuu?
gabisa ka aja manggil aku nya? Tanya shuuka.
“Yang penting kan itu bagian dari nama kamu juga”
Airin menjelaskan.
“Ahhh
vokalis mereka yang namanya Kanata itu kayanya lucu deh” Aiko berbicara
sendiri.
“Kalian tertarik dengan band baru itu?” Oya bertanya
pada semua.
“Tunggu,
band apanih jangan bilang change loh haha” Shuuka menebak dan mendapati
pandangan tajam dari Aiko dan Airin.
“Dan bahkan shuu-chan juga menyukainya?” Tanya Oya
sambil sibuk memainkan hapenya.
“Ahh
bukan gitu,kemarin gak sengaja baca dimajalah yang dibeli ka sota nah gimana ya
hebat aja mereka masih muda udah punya fans yang lumayan walau masih indie”
shuuka menjelaskan.
“Itu sama aja artinya tertarik kan? Shuu-chan” Tanya
Airin
“Dan
susah banget caritau tentang mereka, cuma ada twitter official mereka emang sih
updet info,jadwal perform sama foto tapi informasi pribadi juga ga ada, yang
banyak fake akun membernya” Aiko terlihat serius.
“Dan ternyata aiko yang lebih tertarik daripada kita
semua disini?” Oya kembali bertanya.
“Kita?
Jangan-jangan oya juga” tuduh Airin
“Aku hanya mencari nama mereka digoogle hanya itu”
Oya membela diri.
“Shuu-chan
kenapa diam? Ada member yang kamu suka juga?” Tanya aiko
“Ah tidak, hanya saja ada yang aneh kemarin siang
ada yang kirim link di dm dan pas ku buka itu website resmi change, tapi kata
aiko tadi banyak fake akun kan? Ah mungkin juga itu website palsu hehe gausah
dipikirin deh” shuuka terlihat ragu.
“Atau
mungkin saja kamu menyukai yang ini” Oya menunjukkan foto pada shuuka membuat
gadis itu terdiam sebentar.
“Ahh bagaiman bisa aku menyukainya haha kenal aja
engga baru liat video mereka kemarin oya bisa aja haha” shuuka bingung harus
menjawab apa.
“Bahkan
aku belum sempat menonton mereka diyoutube” Airin terlihat sedih
“Shuu-chan udah download? Kamu kan jarang suka
streaming” Aiko bertanya
“Ehm
iya kalo mau liat ada kok dilaptop dalam tas ku” Shuuka mengangguk dan berfikir
kemarin ia mendownload dari computer dan kenapa ia harus menyalin video itu
dalam laptopnya juga, tidak ada alasan yang pasti.
“Bagaimana kalau kita tonton ada waktu sekitar 20
menit sebelum yang lain datang” saran Oya.
Mereka
semua menonton video clip perdana change dengan judul yang sama dengan nama
band itu, mungkin karena lagu pertama jadi judulnya sama, semua terlihat
histeris menontonnya kecuali shuuka. Ia sudah menonton sebagian dari video itu,
saat bagian yang belum sempat dilihatnya ia pun terdiam beberapa saat dan
sampai pada ending lagu ia tidak menyangka ternyata reff terakhir dari lagu
dinyanyikan oleh kenta, entah kenapa ada degupan aneh didadanya kenapa ia
sangat menyukai bagian itu tadi malam ia hanya berfikir suara itu berbeda
dengan suara sang vocalis, dan ternyata bagian itu dibawakan oleh kenta. Bahkan
shuuka tidak mengenalnya sama sekali tapi ia terus mengucapkan nama itu di
dalam hatinya. Karena tidak ingin diketahui yang lain ia beranjak dari
tempatnya duduk menuju jendela melihat ke bawah menatap gerbang masuk
sekolahnya, ada sebuah mobil yang datang. Saat itu suasana sekolah masih sepi
hanya beberapa yang datang, seorang murid keluar dari mobil dengan pakaian rapi
dan mengenakan hoodie, rambutnya terlihat acak-acakan dari atas, ia melihat ke
sekeliling dan ke atas, pandangan shuuka dan orang itu bertemu. Kembali degupan
itu dirasakan shuuka, pandangan mereka masih bertemu namun orang itu hanya
menatapnya dan segera masuk ke sekolah saat ada orang lagi yang sepertinya
memanggilnya. Shuuka masih terdiam beberapa saat, sampai ia sadar sudah banyak
teman sekelasnya yang berdatangan, ia pun kembali ke tempat duduknya dan
teman-temannya sudah selesai melihat video itu. Wali kelas mereka masuk dan
mengatakan ada murid baru, shuuka terus menundukkan kepalanya apakah anak baru
itu orang yang Ia lihat pagi tadi, airin yang duduk sebangku dengannya
menyenggol bahu shuuka menanyakan ada apa dan shuuka hanya menjawab dengan
gelengan. Murid baru itu sudah berada didepan kelas tetapi tidak ada teriakan
berlebihan atau bisikan tentang murid itu, aneh biasanya melihat murid tampan
sedikit saja teman sekelasnya sudah ribut, ia pun menatap ke depan dan murid
itu laki-laki tapi bukan yang dilihatnya pagi tadi, kenapa shuuka kecewa? Dan kenapa
yang dilihatnya pagi tadi sangat mirip dengan kenta? Dan kenapa dengan dia dari
kemarin dan sekarang terus memikirkan kenta?


0 komentar:
Posting Komentar