Sabtu, 29 November 2014

Boku No Taiyo (Matahariku)

Diposting oleh Vina Rizky di 22.24
Page 2: Hari yang manis



                        Hari minggu hari yang menyenangkan untuk shuuka, ia bisa seharian dikamarnya keluar hanya untuk mandi dan makan selebihnya ia berada didepan komputernya. Banyak tab yang terlihat pada browser yang dibukanya, hampir semua adalah blog langganannya, termasuk twitter ada beberapa dm penting yang belum dibukanya. Setelah menyelesaikan list download-an yang terpending 2 minggu ia mengela nafas lalu menoleh ke jam dinding, sudah jam 1 siang belum terlalu siang untuk membereskan kamarnya, bukan berantakan hanya saja tempat penyimpanan buku,komik,novel dan majalahnya sudah terlalu penuh memaksanya untuk memisahkan yang lama dan yang baru, sebenarnya belum semua rampung diabacanya, shuuka orang yang mudah menyukai suatu hal, hanya dengan membaca synopsis atau dirasa cover buku itu bagus ia akan membelinya dan tentu semua bacaan itu akan ditumpuknya kalau ia rasa waktu sehari tidak cukup untuk menyelesaikannya. Ia menghampiri rak buku dikamarnya, mulai memisahkan yang sudah ia baca ia taruh dirak paling bawah sampai yang belum sempat ia baca atau baru dibelinya ia letakkan di rak paling atas. Karena iseng ia membuka majalah edisi terbaru yang baru ia rebut dari kakanya dengan alasan cover majalah itu bagus ada idol yang manis, entah kenapa hari itu mungkin sota tidak ingin berdebat tanpa perlawanan ia memberikan majalah itu pada shuuka, dan baru sempat shuuka baca sekarang. Banyak rubrikan baru tentang dorama yang sedang popular, anime terbaru, manga yang baru dirilis, juga idol jepang mulai dari yang sudah terkenal sampai yang baru merintis karir. Mata shuuka tertuju pada band baru asal negaranya sendiri, tentu saja Indonesia yang mengusung style dan tema jepang dengan nama Change. band indie yang terkenal karena banyaknya penonton dan like di channel youtube mereka saat mereka merilis video clip juga perform mereka di sebuah acara, mungkin saat mereka ikut lomba piker shuuka. Sebenarnya shuuka penasaran tapi dia sedang terlalu malas mencek youtube karna pasti akan banyak hal baru bertebaran disana. Shuuka beranjak keluar kamar saat sota memanggilnya dari luar kamar.
“Ada apa?” Tanya shuuka saat membuka pintu kamar.
            “Okasan (ibu) membuat onogiri, katanya mau ga?” Tanya sota
“Bagaimana dengan otoosan (ayah) apa sudah mencicipinya?” Tanya shuuka balik
            “Ayo cepat ke meja makan, ah apa jangan-jangan belum mandi?
“Enak aja udah tau, tadi pagi, yaudah ini juga mau kesana”
            Dimeja makan sudah ada onogiri,sushi,ramen,ebikatsu yang tadinya perut shuuka tidak terlalu lapar sekarang ia sangat ingin memakannya. Sudah jadi kebiasaan setiap hari minggu keluarga ini memakan masakan jepang, sang ibu sangat piawai membuatnya bahkan tak jarang shuuka dan sota membantu disaat mereka sedang tidak sibuk.
“Itadakimasu” ucap shuuka mendahului yang lain dan ia langsung memekan ebikatsu.
            “Kenapa engga onigiri dulu?” Tanya sota sambil mengunyah onogirinya.
“Karena males kalo sama kaya onii-chan” jawab shuuka singkat dan melanjutkan makannya.
            “Ahh aku sudah kenyang mah, pah” ujar shuuka dengan senyuman.
“Dan semua yang ada dimeja makan kamu makan semua?” Tanya sota heran
            “Katanya sih icip-icip” sang ayah menambahkan
“Tapi porsinya lebih banyak dia, iyakan” percakapan itu seperti milik sota dan ayahnya saja.
            “Tidak papa, lagipula mama kan banyak buatnya daripada mubazir mending dimakan dengan lahap, iyakan sayang?” Tanya sang ibu yang langsung diberi anggukan oleh shuuka.
“Tuh kan mama aja ga marah, bang sota aja yang iri kan? Bilang aja mau juga” shuuka tidak mau kalah.
            “Aku? Aku hanya tidak ingin pipiku menjadi chubby” bela sota
“Apa? Anak laki kok mentingin penampilan? Takut chubby tapi makan onigiri paling banyak haha yasudahlah bang silahkan makan kalo aku engga ada ya, mau ke kamar dulu nih bye”
            “Jadi setiap minggunya shuuka hibernasi?”
“Mungkin dia nonton?”
            “Pah, mah rutinitas shuuka dikamar itu kalo ga dengerin music ya download”
Kembali ke kamar, shuuka duduk didepan komputernya, ada sebuah direct message baru. Shuuka membuka dm itu ada user yang mengiriminya link, shuuka mengklik link itu dan keluar sebuah tampilan website resmi dipojok kanan atas ada tulisan join, shuuka tidak terlalu memikirkannya dan hanya  mengklik join, ia mulai membaca apa isi website itu ternyata itu adalah website remsi dari band change yang baru saja ia baca artikelnya di majalah tadi, shuuka mengerutkan keningnya kenapa ia diminta join diwebsite ini, kemudian ia memerika user yang mengiriminya link itu, shuuka tidak mengenalnya orang itu sudah memfollownya sedangkan shuuka belum mem follbacknya. Shuuka lupa men cek siapa follower barunya ternyata orang yang sama dengan yang di dm, serasa diteror pikirnya. Karena sedikit penasaran, shuuka menonton video clip perdana band itu, cukup menyenangkan easy listening dan genre yang mereka usung adalah jenis musik yang disukai shuuka, belum selesai menonton ia memutuskan langsung mendownload video itu. Ada 4 personil, satu vocalis,gitaris,bassist dan drummer. Ternyata ada video lain diwebsite itu yaitu video promosi, semua member meminta dukungan dengam gayanya sendiri, sang vokalis terlihat sangat ceria diantara yang lain, bassist dan drummer terlihat lucu dengan keakraban mereka dan yang terakhir gitaris yang mempunyai karisma? Sejak kapan gitaris lebih mencuri perhatian daripada vocalis, pikir shuuka. Biasanya ia shuuka tertarik pada vocalis tapi kali ini beda ia ingin tau lebih banyak tentang si gitaris. Tapi ia benci seorang cowok cool seperti kakanya saat berada diluar rumah, tapi nyatanya gitaris itu terlihat tidak asing dimata shuuka dan ia baru ingat orang itu adalah follower barunya yang kemarin ia sebut mirip dengan kazura. Lalu apakah semua ini berhubungan? Shuuka belum mem follownya sejak kemarin, hari ini ia join diwebsite orang itu dan mem follback akun twitternya, belum banyak yang ia post, followersnya pun belum banyak, lalu apakah ini fake akun? Ahhh tapi kan mereka band baru bisa aka fans belum tau tentang akun twitter mereka, banyak yamg shuuka pikirkan tentang orang pemilik akun @kenta_change itu. Shuuka terus membaca website itu banyak informasi disana bahkan tentang biodata member juga cerita dibalik pembuatan band itu sendiri, dan umur mereka tidak jauh berbeda dengan shuuka hanya beda setahun dan.. hanya kenta yang seumur dengan shuuka, apa mungkin dia juga kelas 3 SMA sepertiku, pikir shuuka ia terus membaca informasi kenta, tidak ada nama panjangnya hanya ada tanggal lahir juga hal yang ia sukai seperti ketenangan juga Neko? (neko=kucing dalam bahasa jepang). Dan ada apa dengan shuuka ia sepertinya tertarik dengan band itu, dan lagunya cukup bagus untuk membuat shuuka terus mendengarkannya setelah ia juga mengunduh mp3 nya, cukup manis hari ini bagi shuuka ia memiliki kesukaan baru, memang belum bisa dibilang fan, tapi kalau mereka meneruskan promosi tidak menutup kemungkinan banyak yang akan mengenal mereka lagi.

Disekolah keesokkan harinya~
                        Shuuka memperhatikan catrina dari atas sampai bawah, tidak ada pilihan karna orang itu terus menghalangi jalan shuuka, sampai ia menghela nafas dan terus menatap kea rah catrina, hingga gadis itu sepertinya salah tingkah.
“Kenapa.. ada yang salah.. ah kamu terpukau karna aku ini cantik? Iyakan?”
            “Gadis ini terlalu percaya diri, bisa tolong minggir? Ngehalangin jalan tau ga”
“Jawab dulu pertanyaanku, 10 menit”
            “Gak bisa lebih dikit waktunya?”
“5 menit”
            “1 menit. Mau apa engga?”
“Kamu kenal sama pemain basket nomor 7 itu? Kampus yang tanding kemarin?”
            “Engga, emang kenapa?”
“Ta..tapi dia ngasih.. ah intinya kenapa kalian bisa saling bicara kemarin?
            “Ehmm gimana ya, mungkin kebetulan” shuuka mengakhiri percakapan itu dengan segera berjalan menuju kelasnya, ia merasa lega catrina tidak terlalu membebaninya dengan semua pertanyaan tentang kakanya itu.

“Ahh shuu coba kamu liat ini, artikel band baru” Airin menghampiri shuuka
            “Shuu? gabisa ka aja manggil aku nya? Tanya shuuka.
“Yang penting kan itu bagian dari nama kamu juga” Airin menjelaskan.
            “Ahhh vokalis mereka yang namanya Kanata itu kayanya lucu deh” Aiko berbicara sendiri.
“Kalian tertarik dengan band baru itu?” Oya bertanya pada semua.
            “Tunggu, band apanih jangan bilang change loh haha” Shuuka menebak dan mendapati pandangan tajam dari Aiko dan Airin.
“Dan bahkan shuu-chan juga menyukainya?” Tanya Oya sambil sibuk memainkan hapenya.
            “Ahh bukan gitu,kemarin gak sengaja baca dimajalah yang dibeli ka sota nah gimana ya hebat aja mereka masih muda udah punya fans yang lumayan walau masih indie” shuuka menjelaskan.
“Itu sama aja artinya tertarik kan? Shuu-chan” Tanya Airin
            “Dan susah banget caritau tentang mereka, cuma ada twitter official mereka emang sih updet info,jadwal perform sama foto tapi informasi pribadi juga ga ada, yang banyak fake akun membernya” Aiko terlihat serius.
“Dan ternyata aiko yang lebih tertarik daripada kita semua disini?” Oya kembali bertanya.
            “Kita? Jangan-jangan oya juga” tuduh Airin
“Aku hanya mencari nama mereka digoogle hanya itu” Oya membela diri.
            “Shuu-chan kenapa diam? Ada member yang kamu suka juga?” Tanya aiko
“Ah tidak, hanya saja ada yang aneh kemarin siang ada yang kirim link di dm dan pas ku buka itu website resmi change, tapi kata aiko tadi banyak fake akun kan? Ah mungkin juga itu website palsu hehe gausah dipikirin deh” shuuka terlihat ragu.
            “Atau mungkin saja kamu menyukai yang ini” Oya menunjukkan foto pada shuuka membuat gadis itu terdiam sebentar.
“Ahh bagaiman bisa aku menyukainya haha kenal aja engga baru liat video mereka kemarin oya bisa aja haha” shuuka bingung harus menjawab apa.
            “Bahkan aku belum sempat menonton mereka diyoutube” Airin terlihat sedih        
“Shuu-chan udah download? Kamu kan jarang suka streaming” Aiko bertanya
            “Ehm iya kalo mau liat ada kok dilaptop dalam tas ku” Shuuka mengangguk dan berfikir kemarin ia mendownload dari computer dan kenapa ia harus menyalin video itu dalam laptopnya juga, tidak ada alasan yang pasti.
“Bagaimana kalau kita tonton ada waktu sekitar 20 menit sebelum yang lain datang” saran Oya.
            Mereka semua menonton video clip perdana change dengan judul yang sama dengan nama band itu, mungkin karena lagu pertama jadi judulnya sama, semua terlihat histeris menontonnya kecuali shuuka. Ia sudah menonton sebagian dari video itu, saat bagian yang belum sempat dilihatnya ia pun terdiam beberapa saat dan sampai pada ending lagu ia tidak menyangka ternyata reff terakhir dari lagu dinyanyikan oleh kenta, entah kenapa ada degupan aneh didadanya kenapa ia sangat menyukai bagian itu tadi malam ia hanya berfikir suara itu berbeda dengan suara sang vocalis, dan ternyata bagian itu dibawakan oleh kenta. Bahkan shuuka tidak mengenalnya sama sekali tapi ia terus mengucapkan nama itu di dalam hatinya. Karena tidak ingin diketahui yang lain ia beranjak dari tempatnya duduk menuju jendela melihat ke bawah menatap gerbang masuk sekolahnya, ada sebuah mobil yang datang. Saat itu suasana sekolah masih sepi hanya beberapa yang datang, seorang murid keluar dari mobil dengan pakaian rapi dan mengenakan hoodie, rambutnya terlihat acak-acakan dari atas, ia melihat ke sekeliling dan ke atas, pandangan shuuka dan orang itu bertemu. Kembali degupan itu dirasakan shuuka, pandangan mereka masih bertemu namun orang itu hanya menatapnya dan segera masuk ke sekolah saat ada orang lagi yang sepertinya memanggilnya. Shuuka masih terdiam beberapa saat, sampai ia sadar sudah banyak teman sekelasnya yang berdatangan, ia pun kembali ke tempat duduknya dan teman-temannya sudah selesai melihat video itu. Wali kelas mereka masuk dan mengatakan ada murid baru, shuuka terus menundukkan kepalanya apakah anak baru itu orang yang Ia lihat pagi tadi, airin yang duduk sebangku dengannya menyenggol bahu shuuka menanyakan ada apa dan shuuka hanya menjawab dengan gelengan. Murid baru itu sudah berada didepan kelas tetapi tidak ada teriakan berlebihan atau bisikan tentang murid itu, aneh biasanya melihat murid tampan sedikit saja teman sekelasnya sudah ribut, ia pun menatap ke depan dan murid itu laki-laki tapi bukan yang dilihatnya pagi tadi, kenapa shuuka kecewa? Dan kenapa yang dilihatnya pagi tadi sangat mirip dengan kenta? Dan kenapa dengan dia dari kemarin dan sekarang terus memikirkan kenta?

0 komentar:

Posting Komentar

 

Be your self~ Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting