Sabtu, 29 November 2014

Boku No Taiyo (Matahati ku)

Diposting oleh Vina Rizky di 04.16
Page 1: Diriku sendiri


                    Sudah lama semenjak Shuuka menyelesaikan bacaan komiknya, sekarang ia sibuk membaca buku pelajaran yang menumpuk dikamarnya sejak bulan lalu, ia sengaja mencari buku itu lebih dulu agar mudah membacanya saat ulangan sudah didepan mata seperti sekarang. Haruna Shuuka, dia bukanlah keturunan mata sipit ataupun campuran dari orang tau yang beda Negara. Ia dan keluarganya adalah keluarga Indonesia tulen, mengenai namanya itu adalah keputusan bersama orang tua nya yang sangat menyukai negeri sakura, Jepang. Saking sukanya sang ibu menonton dorama jepang shuuka menurutnya menjadi mirip seorang aktris jepang terkenal, sedangkan sang ayah sangat menyukai anime, menurutnya walau anime sekarang sudah mengalami kemajuan dari segi format video ia tidak akan melupakan anime pada masanya dulu. Shuuka memiliki seorang kaka laki-laki, ia sering membayangkan kakanya itu menjadi anggota idol grup pasti gadis Indonesia akan menggilainya mengingat kakanya itu memiliki wajah tirus, senyum menawan dengan lesung pipit. Berapa kali pun shuuka berpikir ia tidak akan mampu mengakui kelebihan kakanya itu saat mereka bercakap-cakap, satu yang Ia benci dari kakanya adalah diluar rumah sok cool sedangkan dirumah ia berubah menjadi kaka bawel yang sangat mengganggu adiknya. Keluarga shuuka hidup bercukupan, namun kedua anaknya diajarkan agar suka menolong sesama,tidak sombong dan dapat bergaul dengan siapa saja. Namun apa yang salah dari shuuka, ia tidak sepopuler kakanya yang dikenal supel dan mudah bergaul walau sok cuek sekalipun dilingkungan te tangga atau kampusnya, ia seperti memiliki magnet agar semua orang mendekat padanya, shuuka tertawa geli melihat banyaknya gadis yang mengaku menyukai kakanya itu, bahkan ada beberapa gadis disekolahnya yang membuat fanclub disosial media untuk kakanya itu, shuuka bersyukur tidak ada yang tau bahwa mereka kaka beradik kecuali 3 sahabatnya.
“Ohayo shuuka, genki deska?” Airin mengucapkan sebait kalimat bahasa jepang
            “OMG, not good dear, rancu terdengarnya” sanggah Aiko
“Tolong jelaskan apa maksud kalimat airin tadi” pinta Oya pada Shuuka
            “Aaa kurang lebih airin mengucapkan selamat pagi dan apa hari ini menyenangkan? Maybe” jawab Shuuka.
“Shuu-chan, itu terdengar manis loh haha daripada shuuka” ujar Airin
            “Tapia pa gak berlebihan ntar dibilang sok ke jepang-jepangan” jawab Shuuka
“Gimana kalo haru? Runa? Haruna aja gausah disingkat” Tanya Oya
            “Be yourself aja ka, haha shuuka kita bisa panggil dia apa ajakan” ujar Aiko
“Okelah buat kalian panggil aja shuu-chan tapi kalo ada kita ber empat aja kalo banyak orang panggil aja shuuka atau ka ya biar ga aneh kedengarannya” pinta Shuuka.
            “Sippdeh ka hahaha, oiya  gimana udah belajar buat materi hari ini?” Tanya Aiko
“Udah kok ai, sampai komik langgananku ke pending buat 2 minggu ke depan hiks padahal lagi seru-serunya” Shuuka mendesah
            “kan abis ulangan bisa lanjut ka haha emang lagi baca apa?” Tanya Airin
“Pasti romance, atau ga shojo manga” jawab Oya
            “Wah oya tau banget hehe emang kok tapi ini ceritanya tentang idol, ya skolah idol yang murid cwe sama cwonya tuh digabung kebayangkan gimana rasanya? Apalagi kalo kedua karakter utama jatuh cinta, sedangkan idol dilarang jauh buat suka-sukaan apalagi ibaratnya mereka masih dalam masa latihan/karantina aduh gimana kah 2 minggu ini ceritanya” Shuuka mulai terlihat depresi.
“Astaga lebih menyentuh dari dongeng yang ku baca dulu” komen Aiko
            “Kok.. beda kali komik sama dongeng astagaaaa” Shuuka menekankan.
“Tapi kok tumben cuman kita ber empat yang ‘ada dikelas’ kalimat Airin membuat semuanya mengarahkan pandangan ke sekeliling kelas dan benar hanya ada mereka.
            “Apa kita salah jadwal?” Tanya Oya
“Gak, coba liat ke jendela, semua berkumpul di lapangan ada pertandingan basket, dan shuu-chan disana ada sota-kun” kalimat Aiko membuat shuuka terpaksa mendekati jendela”
            “Astaga ngapain orang itu datang ke sekolah dan tanding basket? Lalu atinya spanduk dukungan? Apa mereka pikir ini dorama buzzer beat astaga” Shuuka semakin kesal dan segera menuju lapangan.
                        Ternyata memang ada acara pertandingan olahraga yang rutin diadakan setiap tahunnya diskolah, pertandingan antara tim baket sekolah dengan tim basket kampus, dan kenapa shuuka tidak tau? Itulah shuuka tidak terlalu peduli kecuali teman-temannya yang member tau. Shuuka tercengang hampir sebagian teman sekelasnya yang wanita ada dilapangan membawa spanduk semangat untuk sota, ini terlihat seperti fangirl yang menyaksikan idol nya tanding pikir shuuka. Saat pertandingan berakhir tak sengaja pandangan shuuka dan sota bertemu, pria itu melebarkan senyum dan lambaian kepadanya, jelas itu membuat risih shuuka karna pandangan tajam gadis-gadis pemegang spanduk dibelakangnya tidak bersahabat. Ia benci keadaan itu dan segera menghindar dengan mengambil langkah awal memutar badan 180 derajat, pandangan ke depan dan segara berjalan dengan meninggalkan lapangan, tapi apa yang dilakukan sota? Pria itu berlari dari lapangan sambil memanggil ‘shuu-chan’ dan segera menghampiri shuuka dan tepat berdiri didepannya lalu memberikan sebuah benda kecil.
“Nani kore?” Tanya shuuka,ia sengaja memakai bahasa jepang agar yang lain tidak paham.
            “Flashdisk, daijabou?” Tanya sota balik
“Jadi isinya apa? Honto..” desak Shuuka ia sudah terlalu malas melihat pandangan suram itu.
            “Buka aja pasti kamu suka, kayanya ga sempat ngasih dirumah” jawaban sota membuat shuuka kesal, kalimat yang mungkin disalah artikan oleh orang lain. Tanpa menunggu ucapan sota lagi, ia segera meninggalkan lapangan dan menuju ke kelas.
Di rumah
“Kamu kenapa, marah? Emang ada apa? Ada yang salah?” Tanya sota di meja makan, sang adik hanya diam dan terus makan.
            “Biasanya kalo didorama, adegan ini antara kaka beradik yang salah paham, siapa yang ngambek?” ibu mereka bersuara.
            “Yang jelas bukan sota” kakak tampan itu menjawab.
“Bukan cuma didorama, dikehidupan nyata juga begitu”Ayah mereka menimpali.
            “Onii-chan bisa ga jangan suka anggap kenal aku kalo diluar rumah” satu kalimat dari shuuka yang membuat anggota keluarga lain terdiam.
“Memang ada apa shuu-chan? Apa banyak yang mengira kalian itu pasangan?”
            “Bisa aja gitu kalo dia selalu muncul dan bersikap ramah menyapa shuuka”
“Oh iya tadi sota ada pertandingan basket disekolah shuuka? Karna itukah adikmu merajuk?”
            “Iya pah, dia marah cuma karna aku menyapa dan memberikan flashdisk”
“Dengan kalimat, kalo gasempat ngasih dirumah, sumpah itu bisa buat semua salah paham dan mikir macam-macam”
            “Memangnya apa isinya? Flashdisknya?”
“Isinya kesukaan shuuka, aku ngasih supaya dia ga ketinggalan berita tapi malah diabaikan, sebuah pengorbanan mendownloadnya dan aku ditolak saat memberikan pada adik ku yang menyebalkan ini, kesal karena memiliki abang yang tampan”
            “Sota.. sepertinya adikmu sudah mengerti” saat ibunya mengatakan itu semua baru tersadar kalau shuuka sudah tidak ada dibangku nya.
                        Shuuka memang kesal memiliki abang seperti sota, tapi ia sangat tau walau menyebalkan sota selalu tau apa yang disuka oleh shukka, ia langsung mencari flashdisk yang diberikan sota tadi yang sempat membuatnya harus berurusan dengan catrina cs. Tanpa shuuka ketahui ternyata catrina juga menyukai.. ah bukan mengagumi, terlalu dini meyakini catrina menyukai sota, apalagi siapa juga yang mau abangnya jadian dengan si miss nyebelin, catrina. Memikirkannya saja sudah membuat shuuka pusing. Dan setelah menggeledah isi tasnya, akhirnya shuuka menemukan flashdisk disaku bajunya, memang random tapi shuuka tidak mau ambil pusing, yang penting ketemu. Dengan santai ia membuka laptopnya lalu memeriksa apa isi flashdisk itu, hanya ada satu folder dengan nama buka.
            “Kenapa harus dikasih nama itu tanpa disuruh pun pasti akan ku buka, hah ada folder lagi dan namanya ciyee buka terus ayo coba lagi dan ah gasabaran nih ye dan kasian deh belum beruntung, sekali lagi coba, jangan teriak. Ahhh frustasi punya abang nyebelin dan jail, sekali lagi sabar shuuka. Satu folder dengan judul abstrak yang tidak mau dipikirkan shuuka dan ada 5 file format video, apa ini? Hah? Idol academy tapi bukannya ini cuma ada manga dan komiknya? Lalu sejak kapan animenya rilis? Kenapa ga ada yang kasih tau… aaaa kenapa dan handphone mana handphone ku, astaga.. aku lupa sudah 2 minggu sosmed gak aktif, kayanya udah berdebu. Cuman digunain buat nunggu sms dan telfon dari orang terdekat, aaa majide hontoni….”
Shuuka membuka browser dilaptopnya, sudah berapa lama ia tidak bertanya apa-apa pada google atau menyapa siapa saja teman di akun twitternya, tidak membagi cerita dipath, tidak berbagi pict di instagram dan tidak mengobrol/sekedar menyapa di grup linenya.. shuuka merasa sudah gagap internet bingung harus mulai dari apa dulu. Lalu ia memutuskan mencari tau tentang idol academy, ia lupa padahal difacebook sudah join difanspage manga itu.. setelah mengingat ia langsung membuka fb dan twitternya, mulai membaca apa yang ada.. ternyata memang benar ada anime nya memang sedikit berbeda dengan manga dan komik yang dibacanya, tapi cukup menyenangkan karna kazura lebih terlihat nyata di mata shuuka, ia membuka tab twitter ada beberapa mentions, dipenuhi dengan obrolan teman-temannya dan ada satu followers. Shuuka melihat pemilk akun itu, seorang (otoko=pria) ah bukan otoko pikirnya cwo itu cukup manis dan terlihat sedikit mirip kauzra, tokoh di idol academy yang sedang ia ikuti. Itulah apa adanya shuuka. Ia menyukai anime dan music jepang, beberapa tokusatsu jepang juga ia gemari terlebih dorama karna ibunya pencinta dorama sudah sejak lama, bhkan tak jarang ibunya yang bertanya pada shuuka apa dorama yang sedang tayang sekarang dan siapa saja pemainnya, selain menonton dan membaca shuuka juga menyukai menulis terbukti dengan aktifnya ia ditwitter dan blog, mungkin itulah kelebihan shuuka selain kecuek kan nya pada dunia sekitar, berbeda dengan abangnya yang cool diluar rumah namun banyak yang ingin berteman dengannya. Padahal kenyataannya shuuka termasuk pribadi yang ceria dan mudah bergaul, hanya saja ia cuek pada lingkungan sekitar apa yang tidak berhubungan dengannya tentu tidak akan ia hiraukan. Hal lain yang diimpikan shuuka, ia ingin sekali saja menjadi seperti tokoh dalam dorama/anime yang ia tonton.. ada pangeran yang datang & menyukainya. Seseorang yang diidamkannya, sesekali ia mewujudkan itu pada cerpen yang ia post dipostingan blognya.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Be your self~ Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei | web hosting