Miku menceritakan tentang Sohei yang 'asrama' dirumahnya, juga tentang perasaannya dan takdir yang selama ini ia cari. Kejadian tentang miyuki juga ia ceritakan, bermacam tanggapan diberikan kedua temannya, mulai dari kesialan Miku yang harus ada 'uzamiyu' antara dirinya dan Souhei.
Kejadian tadi malam masih terpikir oleh Miku, perasaan itu akhirnya ia merasakan lagi saat Souhei mengenggam tangannya, lagi-lagi ia membantu saat Miku kesulitan, malam itu Miku akhirnya dapat bernafas lega karena bertemu dengan seseorang yang ia anggap 'takdirnya' tapi hanya bertahan sebentar setelah ia mengetahui souhei memili pacar, perasaannya jadi campur-aduk.
Di lapangan, Takeru dan Arata menggoda Souhei mengenai kepindahannya ke rumah Miku, Souhei hanya tersenyum dan mengatakan kalau Miku yang memintanya untuk merahasiakan itu, mereka kembali mengganti bahasan kali ini tentang hubungan Souhei dan Miyuki. Arata sengaja menanyakan itu untuk menggoda Arata yang memang menyukai Miyu. "kenapa harus Souhei diaantara yang lain kenapa harus kau?" keluh Arata. karena perbincangan itu, membuat mereka bertiga dihukum lari keliling lapangan oleh pelatih mereka.
Namanya cowok populer ya, dihukum aja banyak yang liatin dan nyemangatin, tuh senpai nya (manajer klub basket) juga kasih semangat ke Narahasi-kun --"
Miku CS berjalan dengan santai, sampai merka mendengar sedikit kegaduhan, suara itu berasal dari beberapa siswi yang memohon kepada Hakuto, mereka meminta agar Hakuto berkencan dengan mereka dengan polosnya jawaban Hakuto adalah "bagaimana kalau dengan jan ken pon (gunting batu kertas) haha kocak kan si bule cool ini :p hanya sekilas Miku kejadian itu, ia kembali melanjutkan langkahnya tanpa ia sadari Hakuto berada dibelakangnya.
Saat Miku duduk sendiri di dapur, seseorang datang dengan senyum khasnya, ia mengajak Miku agar ikut acara yang ia rencanakan bersama Takki-san dan Kiyoka-chan untuk mengakrabkan diri masing-masing, Miku mengangguk dan dibalas senyuman oleh Souhei.
Miku senang melihat senyum dan lambaian itu, tapi tidak berlangsung lama, ia melihat seseorang dibelakang. Hal itu kembali terpikir dibenak Miku, bahwa ia tidak bisa menggapai Souhei.
Arata, Takeru & Kiyoka menyusun perlengkapan makan diatas meja, ada benih cinta dihati Arata, ia menyukai Kiyoka sejak pertama kali berjumpa *ceilaaaahh arata senpai* si Takeru malah ngakak-ngakak aja. Arata memberanikan diri bertanya apa Kiyoko sudah memliki kekasih? dan apa jawabannya "iya" gimanakah perasaab Arata saat itu ya -___-
Hakuto & Souhei menyusun perapian, obrolan cowok keren ternyata gak jauh juga dari cinta, karakter sou-chan yang periang dan perhatian berbanding terbalik dengan sahabatnya si Hakuto yang terkesan pendiam. "hey hakuto,apa kau sedang jatuh cinta?" ia tidak menjawab, hakuto hanya menatap ke arah Miku.
Takki-san kembali setelah membeli beberapa bahan makanan, dirinya yang otaku langsung terkesima melihat miyuki "rurika-chan" ucapnya "dia adalah sosok real rurika-chan" Takki-san menjelaskan didepan yang lain dan memperlihatkan bagaimana sosok Rurika yang ia kagumi kepada Arata dan Takeru, Soheu berucap "jangan merayu kekasi berharga ku ini" diselingi dengan senyum.
Miyuki mengenggam tangan Sohei, mereka terlihat bahagia, pasangan yang serasi, mungkin bagi yang lain itu adalah hal wajar dan menyenangkan, namun beda dengan Miku, ia hanya melihat dengan perasaan tak karuan.
Hakuto berjalan sendiri, ia tidak terlihat sejak yang lain berkumpul dan makan tadi, entah kenapa Miku menghampirinya dan menanyakan tentang kedekatan Sohei & Miyuki, mereka bertiga dulunya berada di SMP yang sama, Hakuto menjawab semua pertanyaan Miku. Ia pun merasakan itu, tentang perasaan Miku ke Souhei, ia memandang ke arah pasangan itu, enttah kenapa Hakuto semakin bersimpati.
Dia adalah
Dia bukan orang yg ditakdirkan untuk ku..
Baru sampai dirumah, Miku harus mengantarkan ponsel Takeru yang tidak sengaja dibawanya, ia bergegas menggowes sepedanya, dijalan tanpa sengaja ia melihat pasangan yang selalu membuat moodnya buruk. Ia melihat betapa Sohei menjaga dan perhatian kepada Miyuki, ia menangkan pacarnya itu, Miku mengingat kejadian itu, tangannya.
Kenapa air mata ini mengalir?
Kenapa bukan aku?
"Hey Miku, kau tau Miyuki sangat ingin berteman denganmu, kedepannya tolong jaga dia ya"
"Narahasi-kun kenapa harus kau yang mengatakan ini?"
"Karena biar bagaimanapun aku adalah pacarnya"
dengan wajah seperti itu, senyum yang terlihat sangat bahagia (muka yang manis,imut,menggemaskan) yan dalam kurung pujian saya pribadi ya hehe
Keesokan harinya disekolah, saat Miku mencuci wajahnya datang Miyuki menyapanya, ia terlihat ceria seperti biasa, Miku hanya bereaksi seadanya, sampai mereka mendengar ucapan kurang menyenangkan dari siswi lain yang ada disana, walau Miku merasa perkataan itu benar ia tidak enak dan menarik lengan Miyuki ke luar dari toilet.
Ku pikir juga begitu
Souhei bertanya kenapa dia ada disana? Miku menjawab saat berada disana ia akan merasakan ketenangan, sama jawab Sohei.
"Sama, tapi itu bukan takdir, ini hanya kebetulan" ucap Miku didalam hati.
Kau banyak bicara
Tidak
Kita bukan teman
"Terima kasih Miku" ucapan itu keluar dari mulut Sohei, dengan senyum yang disukai Miku tapi ia benci dikeadaan sekarang,ia berjalan menuju kebawah setelah permisi kepada pasangan itu.
Menyebalkan
Saat menuruni tangga, tak sengaja Miku tertabrak seseorang. Hakuto, laki-laki itu melihat tangisan Miku,membuatnya malu. Hakuto mengerti suasana itu dan menarik lengan Miku ke sudut tangga agar tidak terlihat Miyuki dan Souhei yang baru saja turun.
Hakuto melihat ke arah Miku yang masih memandang ke arah Souhei & Miyuki, entah apa yang dipikirkan Hakuto (dia cuman diem gak ada kalimat ngomong dalam hati, jadi mana saya tau) dan di ending episode ada suatu hal yang mengejutkan. Apakah ada cinta antara mereka?








































































































0 komentar:
Posting Komentar