Pagi yang cerah, keadaaan rumah keluarga Miku terlihat tenang, dengan halaman yang cukup luas serta bertingkat 2 rumah itu terasa damai, penghuni yang lain sepertinya belum bangun kecuali Miku yang sedang memarut es batu.
Tiba-tiba Sohei datang, ia sangat senang melihat parutan es itu, ia bahkan meminta izin untuk mencoba memarut es, ia terlihat sangat bersemangat. Berbeda dengan Miku yang terdiam disebelahnya "Apakah ini cukup?" tanyanya. "Ehh, aku tidak bisa menghabiskan sebanyak itu" jawab Miku, laki-laki didepannya itu tersenyum dan menjawab "Bagaimana kalau dinagi dua? simpan satu untuk ku, baiklah sekarang aku latihan dulu" Miku berucap di dalam hatinya bahwa sakit mencintai seseorang yang tidak ditakdirkan untuknya.
Aku ingin mematikan tombol cinta.
Pelatih klub sepak bola yang di ikuti Arata,Takeru dan Souhei mengumumkan bahwa hari minggu akan diadakan pertandingan uji coba, dan murid kelas 1 dan 2 akan bertanding bersama, walau diberitahukan hanya pertandingan uji ciba, pelatih menegaskan bahwa mereka (anak didiknya) harus menang.
Miku bertugas berbelanja hari itu, setelah selesai dengan bahan-bahan ia mampir ditoko pinggir jalan untuk membeli daging, disana ia bertemu seorang anak kecil, tiba-tiba dari belakang terdengar ada yang memanggil. "Kou, apa kau tidak ada kegiatan ekskul?"
"Nee-chan, tidak hari ini aku libur" jawab anak itu. Saat Miku menoleh ke asal suara ia berucap "Kitagiri-kun" yapp si cool Hakuto adalah kakak dari si anak.
Mereka bertiga jadi ke taman bersama, Kou yang sangat menyukai sepakbola bercerita pada Miku kalau sudah lulus SMP dan masuk SMA ia akan bermain bola bersama Souhei, Miku mendengarkan dengan seksama, sampai saat Hakuto berkata akan membelikan minuman. Kou bertanya "Miku-chan apa kau membenci kakak ku?" Miku menjawab bingung "Dibandingkan benci,aku hanya tidak memahaminya" Kou berkata lagi bahwa sepertinya kakaknya itu belum pernah menyukai seorang gadis, Miku menggeleng dan mengatakan bahwa disekolah Kitagiri-kun banyak dikelilingi gadis-gadis.
Karena penyewa kamar dirumah Miku sudah dianggap anggota keluarga sendiri, mereka sering bercerita dan terlihat akrab. Malam itu giliran Souhei yg bercerita tentang pertandingan uji coba sepak bola ia berharap yang lain bisa datang & menonton. Takki bertanya apakah Rurika datang? (yg dia maksud adalah miyuki) Souhei menjawab tidak, karena dia ada pekerjaan yg harus diselesaikan dirumah, mendengar itu Takki jadi tidak yakin akan datang, sedangkan Kiyoka san berencana datang. Mendengar tentang Miyuki tidak bisa datang, ada sedikit kelegaan dihati Miku.
Aku membenci diriku yang merasakan senang sesaat
Miku bercerita pada Takki tentang temannya yang menyukai seseorang tapi orang itu sudah memiliki pacar (padahal itu cerita dia sendiri -___-) Takki memberikan komentar, jadi ada perasaan cemburu? dalam permainan kalau kita cemburu maka level kita tidak akan naik *khas otaku bnget ni senpai* haha
Jadi biasanya saat perasaan itu ada, aku akan me reset ulang permainannya.
Aku ingin kembali dimana aku belum mengenal 'cinta'
"Jadi Arata ingin agar Kiyoka datang?" tanya Miku pertanyaan itu diberi tanggapan oleh Arata ia sampai memohon agar Miku mengusahakan agar Kiyoka datang, walau digoda yang lain tentang Kiyoka yg sudah memiliki pacar tapi Arata tetap tidak mau peduli.
Saat makan malam, Souhei terlihat menikmatinya ia sangat menyukai karage=ayam yang ditepungi. Ibu Miku menyarankan agar Miku membawakan bento=makan siang untuk Souhei besok karena Miyuki tidak datang, itu tidak terpikir oleh Miku, akhirnya pagi-pagi sekali ia memasak dibantu ibunya.
"Terima kasih Miku-chan karena sudah datang" lagi-lagi Souhei memberikan senyum termanisnyaaaaaaa (spechles yang nntn tau ga chiineeennnn)
Tiba-tiba manajer klub sepak bola mendatangi Miku dan berkata agar Miku jangan salah paham karena Souhei baik kepada semua orang, jadi banyak yang menyukainya.
Kou datang bersama Hakuto, hal itu terasa aneh bagi Miku mengingat kejadian tempo hari antara dirinya dan Hakuto.
Akhirnya Souhei mencetak gol juga, semua ikut bersorak. ternyata Miyuki datang saat babak kedua akan dimulai, ia pun memberi semangat ke Souhei saat permainan dimulai.
Ternyata miyuki juga membawa makanan untuk yang lain, sebelum Miku memberikan makanan yang ia bawa, hal itu sudah terlebih dahulu dilakukan oleh gadis disampingnya.
Miku berjalan dengan perasaan kecewa, ia memutuskan untuk pulang lebih dulu dari yang lain ia duduk disalah satu kursi taman dan membuka makanan yang ia buat, lalu memakannya.
Seperti biasa tanpa diduga pangeran cool itu datang, ia duduk disamping Miku yang terlihat sedih.
Hakuto meminta izin untuk memakan masakan Miku karena dia lapar *cowok cool emang selalu polos kah?* Miku mengiyakan tapi ia juga tidak bisa menahan air matanya, untuk ke sekian kalinya Hakuto melihat tangis gadis itu.
*saya no coment pengen cut ajanih hahahahahahahaha* silahkan anda-anda tebak sendiri ye :p
"Aku minta maaf karna kejadian kemarin" ucap Hakuto penuh sesal.
"Bagimu itu biasa-biasa sajakan?" tanya Miku balik.
"Tidak, itu adalah pertama kalinya aku berinisitaif melakukan itu" Hakuto jangan sok malu-malu gt ah :p
Miku terdiam sesaat, kekagetan itu terlihat jelas dari ekspresinya.
"Aku bertanya kenapa aku melalukan itu, dan akhirnya aku mengerti, aku.. menyukaimu"
Pertamaku "suka"


























































































0 komentar:
Posting Komentar